Now Reading
Ini Dia 5 Tips Menjadi Freelancer Profesional yang Perlu Diketahui

Ini Dia 5 Tips Menjadi Freelancer Profesional yang Perlu Diketahui

Freelancer Profesional

Ngomongin soal pekerjaan, sekarang ini sudah banyak jenis pekerjaan yang bisa kita lakukan. Misalnya saja menjadi fotografer, web developer, programmer, dan lain-lain. Hal ini sendiri sebenarnya tidak lepas dari berkembangnya teknologi internet yang beredar di masyarakat. Bahkan, jenis pekerjaan yang paling adalah menjadi Freelancer.

Namun, sudahkah Anda tahu bagaimana cara menjadi freelancer profesional agar lebih mudah mendapatkan klien? Pada kesempatan kali ini kami akan membahas tips menjadi freelancer yang profesional sebagai berikut.

5 Cara Menjadi Freelancer Profesional

Freelancer Profesional

Sudahkah Anda tahu apa itu freelancer? Freelancer adalah pekerja lepas yang mendapat projek dari klien melalui aplikasi atau marketplace tertentu. Meski kesannya sebagai pekerja lepas yang bisa bekerja kapan saja dan dimana saja, tapi tidak jarang freelancer yang akhirnya kewalahan ketika mendapatkan orderan tinggi.

Hal ini karena freelance job harus dikerjakan secara tepat waktu agar bisa memberikan kesan yang baik bagi pelanggan, apalagi jika Anda adalah seorang freelancer pemula. Review dan nilai dari pelanggan untuk seorang freelancer bisa digunakan untuk meningkatkan kelas mereka apabila berada di platform tertentu.

Lalu, bagaimana cara menjadi freelancer? Untuk ini mudah saja karena Anda hanya perlu menyiapkan portofolio yang pernah dikerjakan sebelumnya dan mendaftar di marketplace tertentu seperti fiverr.com, fastwork.com, freelancer.com, atau upwork.

Bagi yang ingin berkarir di ranah Indonesia saja, bisa menggunakan marketplace fastwork yang memiliki pengguna lebih banyak dari Indonesia. Nah, daripada berlama-lama kita langsung saja membahas 5 cara menjadi freelancer yang profesional.

  • Tentukan Bidang yang Ingin Ditekuni

Tips menjadi freelancer profesional yang pertama tentunya adalah dengan menentukan bidang yang ingin ditekuni. Hal ini karena menjadi freelancer membutuhkan keahlian masing-masing. Tidak mungkin dong ketika Anda bisa menggambar malah disuruh membuat cerita oleh klien? Karena untuk cerita sudah pasti dikerjakan oleh penulis freelance.

Selain itu menentukan bidang ini bisa membuat Anda mudah dalam menentukan branding yang akan dipakai. Karena freelance online maupun offline sendiri membutuhkan branding yang tepat agar mudah diingat oleh customer Anda.

  • Buat Personal Branding yang Kuat

Seperti yang sudah dijelaskan pada point sebelumnya bahwa pekerjaan ini juga memerlukan branding yang tepat untuk menarik customer. Paling mudah sih Anda membuat karya di media sosial seperti di Instagram, Facebook, atau Twitter. Karya ini nantinya bisa Anda gunakan sebagai portofolio.

Selain sosial media, untuk di ranah marketplace freelancer sendiri Anda bisa menemukan gigs di fiverr.com untuk menaruh poortofiolo. Sedangkan di upwork freelance pengalaman dan contoh portofolio yang dibuat adalah hasil utama. Hal ini bisa Anda manfaatkan untuk membangun nama brand ini.

  • Hindari Bekerja Untuk Orang Terdekat Seperti Teman atau Keluarga

Bagi yang bekerja freelance secara offline sebisa mungkin hindari bekerja untuk orang terdekat ya. Karena biasanya orang terdekat ini akan menawar dengan dalih harga teman bahkan sampai minta dibuatkan gratis. Padahal kita bekerja untuk dapat uang, bukannya beramal. Karena kalau niat beramal tentu akan beda lagi sesuai keinginan masing-masing.

  • Kelola dan Atur Cara Kerja Dengan Baik

Seperti yang disebutkan di paragraf awal bahwa menjadi seorang freelancer sewaktu-waktu akan mengalami over projek. Apabila tidak bisa mengatur cara kerja dengan baik di awal, maka Anda bisa keteteran. Diharapkan untuk mengaturnya sejak awal ya. Apabila merasa kewalahan, Anda bisa menambah atau meminta bantuan rekan untuk bagi hasil pekerjaan ini.

  • Perhatikan Bayaran dan Sikap Klien

Tips menjadi freelancer profesional yang terakhir adalah memperhatikan sikap dan bayaran klien yang mereka berikan. Meski klien adalah pembeli yang harus dilayani bak raja. Namun, sebagai penjual kita juga mengerti mana pembeli yang hormat kepada kita, mana pembeli yang hanya menyepelekan pekerjaan kita.

Karena nantinya kita akan capek sendiri berurusan dengan pembeli yang tidak hormat.

Nah, itu dia 5 tips menjadi freelancer profesional yang bisa Anda praktekkan di rumah ya. Apabila bermanfaat Anda bisa membagikan artikel ini kepada teman, keluarga, atau sahabat yang sedang membutuhkan. See ya! – Feminim.id

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll To Top