Now Reading
Komponen Biaya Ekspor Barang Ke Luar Negeri Dan Cara Menentukan Harga Jual Ekspor

Komponen Biaya Ekspor Barang Ke Luar Negeri Dan Cara Menentukan Harga Jual Ekspor

Biaya Ekspor Barang Ke Luar Negeri Dan Cara Menentukan Harga Jual Ekspor – Perkembangan dunia industri semakin kompleks dan membuat ekspor barang semakin mudah. Tak heran mayoritas pengusaha kecil, menengah sampai besar memilih mengekspor barang dan jasa karena memperluas pasar. pastinya keuntungan semakin berlipat, yang terpenting adalah mengetahui biaya ekspor barang ke luar negeri secara berkala.

Selain itu, adanya komponen biaya ekspor mampu memperluas pasar dan harga jual barang semakin baik. Menekan biaya ekspor mampu meningkatkan laba perusahaan, apalagi mayoritas produk dalam negeri diekspor karena permintaan konsumen yang pesat.

Komponen Biaya Ekspor Barang Dan Cara Menentukan Harga Jual Ekspor Barang

Biaya Ekspor Barang Ke Luar Negeri

Jasa ekspor barang ke luar negeri diperlukan masyarakat sehingga produk semakin dikenal luas. Untuk itulah wajib mengetahui komponen biaya ekspor, sejatinya komponen tersebut termasuk bagian biaya tatkala dijumlahkan mendapatkan total pengeluaran. Hal tersebut menjadi landasan perhitungan harga pokok.

Selain itu, adanya perbedaan harga antara negara pengekspor barang dan negara pengimpor disebut kenaikan harga. Biaya tersebut termasuk biaya tambahan lantaran ekspor produk dari satu negara ke negara lain. Agar anda tak bingung, ketahui pengelompokkan 4 komponen biaya ekspor barang ke luar negeri:

Biaya Pengadaan

Komponen biaya ekspor pertama adalah biaya pengadaan atau procurement cost yang memiliki 2 pola. Yaitu pola biaya produksi dan biaya perolehan, agar tak bingung mengekspor barang harus mengetahui komponen tersebut secara detail.

Biaya Pengelolaan

Biaya pengelolaan disebut Handling Charges yang memiliki arti barang yang di ekspor harus dibenahi atau diteliti secara cermat sebelum naik kapal sehingga layak berlayar. Hal tersebut disebut SeaWorthy. Pembenahan atau pengecekan tersebut dilakukan oleh eksportir atau badan usaha jasa transportasi yang disebut EMKL. Dengan begitu tugas pembenahan tak menghambat proses ekspor selanjutnya.

Pungutan Negara

Komponen ke 3 adalah pungutan-pungutan negara yang disebut export taxes. Pungutan negara tersebut meliputi pajak ekspor dan pajak, bea statistik, bea barang dan lainnya. Agar biaya ekspor barang ke luar negeri harus mentaati persyaratan yang diberlakukan sehingga kegiatan ekspor barang berjalan lancar.

Jasa Pihak Ke 3

Jasa pihak ke 3 disebut Third Party Service karena kegiatan ekspor barang membutuhkannya. diantaranya asuransi, perbankan, surveyor maupun balai penelitian sehingga mengetahui apakah barang yang diekspor aman dan mentaati peraturan ekspor barang atau tidak. Setelah itu, biaya tersebut dimasukan pada kalkulasi biaya ekspor.

Cara ekspor barang mudah dan bisa dilakukan semua pengusaha. Yang terpenting adalah mengekspor barang yang memiliki manfaat dan tidak merugikan orang lain, dijamin ekspor barang tak ada kendala.

Cara Menentukan Harga Jual Ekspor

Penentuan harga ekspor dan impor harus tepat, jangan sampai biaya membuat pengeluaran perusahaan membengkak.  Untuk itulah wajib mengetahui penentuan harga jual ekspor. Dengan begitu ekspor barang memberikan laba yang maksimal dan mengembangkan bisnis anda, berikut ada cara menentukan harga jual ekspor yang bisa dijadikan acuan:

  • Cost Plus Mark Up

Biaya ekspor barang ke luar negeri menjadi landasan pengusaha memperoleh laba besar. Agar caranya tepat, harus mengacu pada Cost Plus Mark Up yang disebut Seller’s Price. Dengan artian, tatkala penetapan harga penawaran ekspor berdasarkan pada perhitungan total biaya.

Maksudnya adalah penjualan total biaya pengadaan, pungutan negara, pengelolaan dan jasa pihak ke 3 yang ditambahkan dengan persentase keuntungan yang diinginkan.

  • Current Market Price

Current market price disebut Buyer’s price yang diartikan penawaran ekspor disesuaikan dengan harga yang berlaku di pasar internasional. Selain itu ditetapkan dari harga yang mampu dibeli konsumen karena besarnya keuntungan dipengaruhi selisih antara harga pasar dikurangi total biaya.

Hal tersebut menunjukkan syarat ekspor barang sangat ketat dan menjamin produk berkualitas tinggi. Pastinya memiliki pangsa pasar yang signifikan, tujuannya agar pengusaha mendapatkan laba tinggi sehingga biaya ekspor tak menjadi beban keuangan.

Agar produk anda mendapatkan respon besar di pasar internasional, buatlah produk yang unik dan disukai masyarakat berbagai kalangan. Pastinya ditentukan dari pendapat, cita rasa dan keragamannya agar produk diminati masyarakat luar negeri.

  • Subsidized Price

Cara menentukan biaya ekspor barang ke luar negeri selanjutnya adalah subsidized price dengan artian harga jual barang ekspor berdasarkan perhitungan total biaya yang tertera pada cost plus mark-up. Kemudian harga tersebut dikurangi komponen biaya tertentu. Misalnya, biaya overhead dibebaskan dari bea masuk impor atau dibebaskan dari bea masuk impor dari negara pembeli. Umumnya, hal tersebut dikenal subsidi tidak langsung.

  • Dumping

Dumping dikatakan harga jual ekspor yang ditetapkan lebih rendah dari harga jual produk di dalam negeri. Dumping dilakukan jika produsen memiliki kendali monopoli sehingga bisa menjual produk lebih mahal di dalam negeri. Tujuannya agar mendapat keuntungan besar dan produk semakin berkembang.

Sejatinya, biaya ekspor barang ke luar negeri harus dipahami dengan saksama. Agar produk bisa diekspor sesuai harapan, harus mengetahui komponen ekspor dan cara menentukan harga jual produk ekspor. Jadikan ulasan diatas sebagai wawasan perihal produk ekspor anda.

 

 

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Scroll To Top