Anies Bongkar Kronologi Dicopot Jokowi saat Jadi Mendikbud, Apa Alasannya?

Kronologi pencopotan Anies Baswedan dari kursi Kemendikbud, belakangan tengah ramai diperbincangkan. Calon presiden Anies Baswedan, melalui acara Kick Andy, menjelaskan alasan dan detik-detik pencopotan dirinya dari kursi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) di era Presiden Joko Widodo.

Dalam acara tersebut, Anies menjelaskan alasan dari pencopotan dirinya tersebut karena ada banyak pihak yang menuding bahwa Anies Baswedan merasa sakit hati, marah, dan membenci Jokowi. Lantas bagaimana kronologi pencopotan dan perasaan Anies?

Menghormati Keputusan Pencopotan dari Kursi Kemendikbud

Anies menjelaskan yang sebenarnya terkait pencopotan tersebut. Pasalnya, bukan hanya dirinya saja yang mendapatkan kebijakan tersebut ketika menjabat di kursi Mendikbud. Ada 6 orang lain yang juga ikut termasuk dalam kebijakan tersebut.

Akan tetapi, tampaknya Anies menganggap bahwa ini memang menjadi keputusan politik yang patut untuk dihormati. Anies pun mengaku bahwa dirinya tidak pernah bertanya soal alasan dirinya dicopot. Bakal calon presiden 2023 ini menilai Jokowi pasti memiliki berbagai alasan. 

Misalnya saja seperti menjaga keseimbangan di dalam struktur dan tatanan pemerintahan, dan alasan lainnya. Keputusan ini adalah hak Pak Jokowi dan kita wajib menghormati. Anies mengaku tidak marah dan mengatakan akan tetap terus bekerja bersama. 

Sama seperti ketika bertugas di DKI Jakarta. Anies mengatakan ketika kapan saja meminta waktu untuk melakukan audiensi, Pak Jokowi selalu memberikan. Mengingat ada banyak urusan DKI yang juga memerlukan campur tangan Pemerintah Pusat, sehingga presiden selalu memberikan waktunya.

Kronologi Pencopotan Anies Baswedan

Terkait pencopotan ini, Anies mengaku dirinya sangat sering disinggung mengenai posisinya saat menjabat kursi Mendikbud. Hal ini berkaitan dengan isu tak sedap tunjangan profesi guru, dimana dalam anggaran tersebut terdapat kelebihan pembayaran mencapai Rp23,3 triliun. 

Karena hal inilah, terdapat sejumlah pihak yang menuduh Anies melakukan korupsi anggaran tersebut. Anies pun tidak tinggal diam dan langsung membela diri. Anies menyatakan bahwa, justru dia menjadi pihak yang menggagalkan aksi tersebut. 

Sehingga tidak ada penguapan uang di jajaran Kemendikbud mengenai banyaknya anggaran yang ditransfer ke guru-guru. Anies pun justru mengaku jika dialah yang menyurati Kementerian Keuangan dan melaporkan hasil temuannya ini. Calon presiden 2023 ini membantah dengan tegas bahwa dirinya tidak korupsi.

Anies pun tidak peduli mengenai apa alasan sebenarnya dan mengapa Anies mencopot dirinya dari kursi Mendikbud tersebut. Menurutnya, Presiden Jokowi memiliki hak penuh untuk mengganti siapa saja, termasuk dirinya. Meski Anies sendiri tidak pernah menduga keputusan pencopotan tersebut.

Apalagi ketika ia diberi kesempatan untuk memimpin Jakarta, terlebih mengatasi persoalan di masa pandemi COVID. Baginya, hal ini tentu melibatkan campur tangan Tuhan yang menakdirkannya agar bisa lebih berkompeten dan memiliki pengalaman dalam memimpin Jakarta dibanding hanya di jajaran Kemendikbud.

Feminim Media

Informasi bagi wanita Indonesia mulai dari kesehatan, lifestyle, fashion, cinta, olahraga hingga lowongan kerja bagi para wanita ada di Feminim.id.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *